Study of Greenhouse Gas Emission on the Semarang-Demak 1A Toll Road Project

Authors

  • Arditya Panca Saputra Department of Environmental Engineering, Proklamasi 45 University, Yogyakarta, Indonesia
  • Andri Prasetyo Nugroho Department of Environmental Engineering, Proklamasi 45 University, Yogyakarta, Indonesia
  • Febriyanti Angelia Ginting Department of Environmental Engineering, Proklamasi 45 University, Yogyakarta, Indonesia
  • Febriyanti Angelia Ginting Department of Environmental Engineering, Proklamasi 45 University, Yogyakarta, Indonesia
  • Habib Abdillah Nurusman Department of Environmental Engineering, Proklamasi 45 University, Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51601/ijse.v6i2.476

Abstract

This study estimates carbon dioxide (CO₂) greenhouse gas (GHG) emissions during the construction phase of the Semarang–Demak Toll Road Project 1A. Motivated by the significant contribution of the infrastructure sector to global GHG emissions, hence the problem formulation is focused on identifying the main emission sources. The aim of the study is to reveal the dominant emission sources and to formulate decarbonization recommendations to reduce environmental impacts and support national emission reduction targets. The study employs a quantitative approach based on the Technical Guidelines for Estimating CO₂ GHG Emissions in Road Construction (No. 07/P/BM/2014) issued by the Directorate General of Highways, Ministry of Public Works and Public Housing, which adapts the IPCC methodology using emission calculation formulas and specific emission factors. Activity data from January 2023 to October 2025 were analyzed according to emission Scopes and work divisions based on General Specifications Revision 3. A qualitative approach complements the analysis by evaluating the effectiveness of decarbonization strategies through observation and document review. The results show total emissions of 6,942,173 tons CO2-eq, with Scope 3 dominating 5,688,286 tons CO2-eq (81.957%) from Division 10 Concrete Structures due to intensive cement production, Scope 1 at 741,235 tons CO2-eq (10.677%), and Scope 2 at 512,652 tons CO2-eq (7.385%). Decarbonization strategies include Green Construction, innovation in work methods and technology, BIM integration in Lean Construction, monitoring based on PP No. 22/2021, AMDAL, and RKL-RPL, and the use of renewable energy such as solar power plants (PLTS) and solar panels for Scope 2 electricity supply.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Alnu Fistcar, W. (2021). Implementasi Life Cycle Assessment ( LCA ) Pada Pemilihan Perkerasan Kaku Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Implementasi Life Cycle Assessment ( LCA ) Pada Pemilihan Perkerasan Kaku dan Lentur Kontruksi Jalan Tol Balikpapan—Samarinda. (August 2020). https://doi.org/10.12962/j2579-891X.v18i2.6005

[2] Anuna, P. M. N., Tamasiro, N., Mundui, V., & Peginusa, S. (2023). Implementasi Beton Precast dengan Konsep Green Building pada Pembangunan Rumah Literasi untuk Masyarakat. Jurnal Teknik Sipil Terapan, 5(3), 159. https://doi.org/10.47600/jtst.v5i3.692

[3] Aribowo,N.,&Nugraha,R.A.(2025).Studi Teknoekonomi Implementasi PLTS Atap 166, 16 kWp sebagai Strategi Efisiensi Energi Gedung Setda Provinsi Jawa Tengah. Knowledge on Sustainability, Longevity 1(4), 6–11.

[4] Arnidhya Nur Zhafira. (2025). PII soroti pentingnya dekarbonisasi dalam konstruksi modern. https://www.antaranews.com/berita/5288281/pii-soroti-pentingnya-dekarbonisasi-dalam-konstruksi-modern?page=all

[5] Atika Daulia, M. D. F. (2025). Analisis Penerapan Green Toll Road Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Semarang – Demak Paket 1A.

[6] Badan Pusat Statistik. (2025). Neraca Arus Energi dan Neraca Emisi Gas Rumah Kaca Indonesia. BPS-Statistics Indonesia.

[7] Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, S. D. A. dan L. H. (2018). Laporan Pelaksanaan Emisi Gas Rumah Kaca yang Terintegrasi.

[8] Direktorat Jenderal Bina Marga. (2014). Pedoman Teknis Perhitungan Emisi Gas Rumah Kaca CO2 pada Pekerjaan Konstruksi Jalan. Kementerian Pekerjaan Umum.

[9] Febrianti, N., Prambudi, D. A., & Anggraeny, R. D. (2023). Analisis Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) pada Pengelolaan Sampah Organik. Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan, 15(2), 106–120. https://doi.org/10.20885/jstl.vol15.iss2.art1

[10] Firmawan, F., & Anggraini, L. (2026). Strategic Integration of Lean Construction into Green Building Regulations: A Factor-Based Assessment of Green Construction Indicators. Advance Sustainable Science Engineering and Technology, 8(2), 02602021–02602021.

[11] Fitri, S. (2025). Analisis Manajemen Waktu Terhadap Pengaruh Lean Construction Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol (Studi Kasus: Instalasi Geotube Pada Proyek Tol Semarang-Demak). https://etd.umy.ac.id/id/eprint/50683/

[12] Haryati, S., & Hermawan, A. R. (2021). Beton Pracetak Pada Proyek Gedung adalah Gedung BPJS Kesehatan Kantor disajikan pada Gambar 1. Tahapan Penelitian. Construction and Material Journal, 3(2).

[13] Hidayat, Rahmat, M. H. H. A. S. (2024). Penerapan Metode Just In Time Dalam Manajemen Pengadaan Baja Tulangan Studi Kasus Proyek Pembangunan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahap II. https://repository.ub.ac.id/id/eprint/238264/

[14] Istiqomah, P. S., Vidya Nandita, W., & Sayekti, N. P. (2023). Pengaruh Implementasi Konsep Just-in-Time terhadap Efisiensi Operasional dan Pengendalian Biaya di Perusahaan Manufaktur (Studi Kasus PT Waskita Karya Tbk). Pengaruh Implementasi Konsep Just-In-Time (Putri Silvia Istiqomah, Dkk) Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 221(6), 221–230.

[15] Kementerian PPN/Bappenas. (2023). Peta Jalan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2023-2030. Bappenas.

[16] Kementerian PUPR. (2018). Analisis Mengenai Dampak Lingkungan RKL dan RPL Jalan Tol Semarang Demak.

[17] Kementerian PUPR. (2023). Persyaratan Teknis Konstruksi Berkelanjutan Bidang Jalan.

[18] Kurnia W., A., Handayani, F. S., & Setyawan, A. (2022). Analisis Emisi GRK dengan Metode LCA pada Pekerjaan Konstruksi Jembatan Simpang Susun Rangkasbitung. Matriks Teknik Sipil, 10(3), 203. https://doi.org/10.20961/mateksi.v10i3.61215

[19] Mahardika, D., Dewanti, R. P., & Subagyo, A. (2025). Strategi Green Construction dalam Konstruksi Berkelanjutan Untuk Bangunan Gedung Ramah Lingkungan Dan Ekonomis di Indonesia. Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin, 5(2), 52–61. https://doi.org/10.37329/metta.v5i2.4092

[20] Mahardika, D., & Windari, A. C. (2025). Penerapan Building Information Modelling (BIM) dalam Peningkatan Efisiensi dan Keberlanjutan pada Proyek High-Rise Building di Indonesia. 5, 2455–2462.

[21] Nugraha, R. A., Apriaskar, E., Larasati, P. D., Hutama, D., Bramantyo, A., Dinas, C., Wilayah, E., Demak, S., Energi, D., Daya, S., Provinsi, M., & Tengah, J. (2024). Analisis Kelayakan Ekonomi Proyek Hibah PLTS Atap 5 kWp pada Gedung Pesantren di Gunungpati, Semarang. Seminar Nasional Teknik Elektro, 1, 59–68.

[22] O’Neill, S., & Pidcock, R. (2021). Introducing the Topical Collection: Climate Change Communication and the IPCC. Climatic Change, 169(3–4). https://doi.org/10.1007/s10584-021-03253-3

[23] Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional. (2025).

[24] PPID Kota Semarang. (2025). Informasi Iklim Bulanan BMKG (Juni 2025). https://ppid.semarangkota.go.id/informasi-iklim-bulanan-bmkg-juni/

[25] PT.Hutama, K. (2024). Transformasi Lean Construction Digital.

[26] Putra, W. D. (2025). Penerapan Building Information Modeling ( BIM ) dalam Manajemen Proyek Konstruksi ( Literature Review ). 10(1), 85–90.

[27] Rochimawati. (2025). Inovasi Sosrobahu Diterapkan di Tol Semarang–Demak: Solusi Konstruksi Tanpa Macet. Majalah Lintas. https://www.majalahlintas.com/inovasi-sosrobahu-diterapkan-di-tol-semarang-demak-solusi-konstruksi-tanpa-macet/

[28] Santosa, W., & Lawalata, G. M. (2019). Implementasi program jalan hijau untuk mendukung pelaksanaan konstruksi rendah karbon. Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia), 5(2), 65–74.

[29] Soeryodarundio, K., Setiono, S., & Daniswara, D. R. (2023). Analisis Emisi Gas Rumah Kaca dengan Pendekatan Life Cycle Assessment pada Tahap Konstruksi Perkerasan Lentur Fly Over Cakung. Matriks Teknik Sipil, 11(1), 24. https://doi.org/10.20961/mateksi.v11i1.65852

[30] Thoengsal, J. (2024a). Konsep Konstruksi Hijau (Green Construction). Insight Mediatama. https://repository.insightmediatama.co.id/books/article/view/84

[31] Thoengsal, J. (2024b). Konsep Konstruksi Hijau (Green Construction). Insight Mediatama.

[32] United Nations. (2019). The Sustainable Development Goals Report 2019. United Nations. https://unstats.un.org/sdgs/report/2019/The-Sustainable-Development-Goals-Report-2019.pdf

[33] Wulandari, A. (2024). Analisis Perhitungan Kandungan Emisi CO2 Pada Tahap Pra Konstruksi, Produksi Dan Konstruksi Dalam Proyek Pembangunan Jalan Tol XYZ [Universitas Bakrie]. https://repository.bakrie.ac.id/10153/

[34] Yahya, W., Sitawati, A., Fitri, R., Andajani, R. D., & Siswanto, A. N. (2025). Kajian Daya Serap Ruang Terbuka Hijau Koridor Jalan Tol Jagorawi dalam Menurunkan Emisi CO2 dari Kendaraan. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, Dan Permukiman, 7(1), 1–13.

[35] Yulius Chaesario Kurniawan, & Nectaria Putri Pramesti. (2024). Manajemen Bisnis Konstruksi Dengan Building Information Modelling Pada Life Cycle Cost: Kajian Bibliometrik. Jurnal Teknik Sipil, 18(1), 51–62. https://doi.org/10.24002/jts.v18i1.10217.

Downloads

Published

2026-04-25

How to Cite

Saputra, A. P., Prasetyo Nugroho, A., Angelia Ginting, F., Angelia Ginting, F., & Abdillah Nurusman, H. (2026). Study of Greenhouse Gas Emission on the Semarang-Demak 1A Toll Road Project. International Journal of Science and Environment (IJSE), 6(2), 137–153. https://doi.org/10.51601/ijse.v6i2.476

Issue

Section

Articles